Sabtu, 30 Juni 2012

Biodegradasi Hidrokarbon

Secara umum biodegradasi atau penguraian bahan (senyawa) organik oleh mikroorganisme dapat terjadi bila terjadi transformasi struktur sehingga terjadi perubahan integritas malekuler. Proses ini berupa rangkaian reaksi kimia enzimatik atau biokimia yang mutlak memerlukan kondisi lingkungan yang sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangbiakan mikroorganisme (Shechan dalam Nugroho, 2006).
Senyawa hidrokarbon dalam minyak bumi merupakan sumber karbon bagi pertumbuhan mikroorganisme, sehingga senyawa tersebut dapat didegradasi dengan baik (Nugroho, 2006).
Lengkapnya di http://ecolas.blogspot.com/2011/09/mekanisme-biodegradasi-hidrokarbon.html

Biodegradasi hidrokarbon oleh komunitas mikroba tergantung pada komposisi komunitas dan respon adaptif terhadap kehadiran hidrokarbon (Leahy and Colwell, 1990). Laju biodegradasi senyawa hidrokarbon kompleks dengan berat molekul besar seperti senyawa aromatik, resin, dan asfalten lebih lambat dibandingkan dengan senyawa dengan berat molekul rendah. Meski demikian beberapa studi menunjukkan bahwa degradasi pada kondisi optimum terhadap senyawa kompleks memiliki laju yang tinggi (Leahy and Colwell, 1990). Demikian juga dengan fenol dan klorofenol (Nicholson et al., 1992).
Salah satu bahan pencemar yang sering menimbulkan masalah adalah hidrokarbon aromatis. Hidrokarbon yang sering dijumpai, terutama di perairan, adalah fenol dan derivatnya dari karbonisasi batubara, bahan kimia sintetik, dan industri minyak (Semple and Cain, 1996). Senyawa fenolik ini merupakan polutan berbahaya (Dong et al. 1992). Fenol alami dapat dijumpai di berbagai tanaman. Tanin merupakan suatu kelompok senyawa polifenolik yang biasanya merupakan komponen tumbuhan, dan terdiri dari 2 kelas utama, yaitu yang terkondensasi dan hidrolisat. Disamping itu tumbuhan menghasilkan lignin yang  merupakan kelompok polifenol sekerabat dengan tanin yang sangat sulit didegradasi oleh bakteri (Gamble et al., 1996).
Lengkapnya di https://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:Fbej0IpG_-8J:repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/835/1/biologi-dwis2.pdf+&hl=id&gl=id&pid=bl&srcid=ADGEESgGKZ9y0-HpfLkEaDuA9Z2M9Tkep2XjS_whp4l66W6dNHokwMstegT-Fgw-yxBSWoeMPZyNteC35Eu5FUbqGA6WCYPO_9rzQFr7tYvF6UzDGnlFbfx1g4oa0EKMQrMPWXJGrAKc&sig=AHIEtbSOQjZIAsy0bBjXvBzGXcgHcIARrA

Kamis, 21 Juni 2012

Sebuah Rasa

Malam itu saat pertama ku melihatmu
Pandangan ku tak lepas dari sosok teduh mu
Senyummu memberikan kesejukan
Tatapan itu membawa kebahagiaan
Sikap mu membuat ku merasa nyaman
Dan ucapan mu menggetarkan hati yang diam

Sejak waktu itu...
Bayang mu selalu hadir temani hari ku
Senyum itu bermain indah di pikiran ku
Ucapan mu selalu terngiang di telinga ku
Dan dirimu hadir menghiasi mimpi-mimpi indah ku

Aku tak berdaya....
Aku jatuh kedalam magnet cinta mu
Aku terhempas kedalam lembah kehidupanmu
Aku terperangkap dalam jerat hati mu
Dan aku tak bisa memungkiri itu
Aku sangat mengagumi mu
Aku sangat mengharapkan rindu mu untuk ku

Cinta.....
Yaa..., ku akui aku mencintaimu
Tepatnya aku sangat mencintaimu...

Kegunaan Senyawa Nitril

Acrylonitrile merupakan salah satu produk kimia yang cukup luas pemanfaatannya bagi kebutuhan umat manusia, penggunaan acrylonitrile yang paling utama adalah untuk acrylic fibers selain itu pemanfaatan produk ini juga untuk produksi plastik seperti acrylonitrile-butadiene-styrene (ABS) and styrene acrylonitrile (SAN). Pemanfaatan ABS adalah untuk pipa dan pelengkapnya, perlengkapan otomotif dan peralatannya. Sementara SAN banyak digunakan pada peralatan dan perlengkapan rumah semacam gantungan, wadah es, dan peralatan lainnya. Fungsi lain dari acrylonitrile adalah dalam produksi nitrile rubbers dan nitrile barrier resin, dimana nitrile rubbers digunakan pada bidang keteknikkan dan proses industri karena sifatnya yang memiliki daya tahan terhadap bahan kimia, minyak, pelarut, panas dan abrasi, sedangkan nitrile barrier resin banyak digunakan pada industri makanan, kosmetik, minuman serta pengemasan bahan kimia lainnya. Penggunaaan acrylonitrile yang lain adalah untuk bahan adiponitrile yang merupakan bahan antara industri nilon dan acrylamide.

http://membagiilmutekim-meirina.blogspot.com/2011/05/acrylonitrile.html
 

Rabu, 20 Juni 2012

Pernah

Cinta . . . .
Aku pernah mencintai dengan tulus

Sayang . . . .
Aku pernah menyayangi melebihi yang kau tau

Setia . . . .
Aku pernah mengabaikan rasa yang nyata untuk ku

Bahagia . . . .
Aku pernah tertawa sampai ku tak bersuara

Terluka . . . .
Aku pernah terluka memintamu tetap disini

Menangis . . . .
Aku pernah menangis menyadari kebodohan ku
Yaa . . . aku pernah melakukan itu

Kini,,,,,,,
Dirimu yang palsu berdiri dihadapan ku
Apa yang terjadi ???
Kenapa akhirnya seperti ini ???
Pertanyaan bodoh yang tak seharusnya kau ucap
Pertanyaan yang tak seharusnya ku jawab
Kau lebih memahami itu
Menyesal . . . .
Terpuruk . . . .
Menangis . . . .
Aku tak yakin kau merasakan itu

Selasa, 19 Juni 2012

Kasih Sementara

Saat bintang tak lagi bersinar
Sang bulan jauh menghilang
Dan mentari telah enggan membelai wajah ku
Jangan lagi kau tanyakan cinta
Karna masih ada pelangi yang setia menemani ku
Berikan warna dalam hari ku
Usapkan rona untuk hidup ku
Walaupun dulu ku katakan takkan pudar cinta ku untuk mu

Tapi sayang kasih,
Kini tlah datang malaikat cinta ku
Yang tlah menyingkirkan diri mu dari hidup ku
Maafkan ku kasih
Ku harus meninggalkan mu
Karena mu hanya cinta semata ku
Yang kan hilang ditelan waktu
Kau kasih tercinta hanya untuk sementara

Senin, 18 Juni 2012

Puasa Oh Puasa

‘’Hmm... segar. Panas-panas seperti ini memang pas minum es doger.’’
‘’Setuju!’’ ucap Queen semangat dengan gaya pamer telunjuk yang sangat megganggu pemandangan setiap harinya.
Hari ini sangat melelahkan. Dimulai dari pukul 08.00 pagi sampai 13.00 siang berteman rumus-rumus kimia yang cukup membuat perut pusing (hahh?? Kepala mungkin tu yang pusing). Geng gong sebuah perkumpulan cewek-cewek cantik kelas Kimia Mandiri disebuah Universitas terkenal di negri Jambi seperti biasa sehabis kuliah nongkrong di Base Camp kesayangan . Geng gong beranggotakan Anisah cewek bermata sipit yang ngakunya keturunan Cina lebih familiar dipanggil ‘tante’. Juli Maria mahasiswa super sibuk dengan urusan yang tidak begitu penting yang lebih akrabnya dengan panggilan ‘nyai’ (udah tua sih!). Queen Tri Reski manusia paling gila sedunia yang ngakunya orang Jerman (aslinya sih tinggal di pinggiran batangari). Della silviana yang setiap harinya paling cuek (padahal dalam hatinya butuh tu, menderita bersikap sok cuek). Putri Dwi Wandani cewek paling lembut (tau deh apanya yang lembut). Riska Amalia Paramita yang suka TELMI alias telat mikir jadinya keseringan tidak nyambung (orang ngomong A dia ngomong B,hmm...). Fitri Wahyuning yang paling menderita karena jadi tempat buang curhat semua anggota Geng Gong (siapa suruh mau! DL la!). Dan tidak lupa yang paaaliing cantik dan baik hati rajin menabung siapa lagi kalau bukan Ice purwanti. Ya, aku ice anggota Geng Gong yang lebih akrab dipanggil ‘teteh’.
Pondokan Anisa adalah tempat paling nyaman bagi Geng Gong untuk istirahat sejenak dari begitu banyaknya beban tugas yang menghimpit (mungkin mencapai 10000 ton beratnya, bisa dibayanginkan gimana??). Aku lupa masih ada anggota Geng Gong yang tidak terdeteksi. Ari Hidayah mahasiswa yang paliiinnggg tidak nyambung (kabelnnya keseringan putus sih!). Dia baru saja melewati ujian masuk personil Geng Gong (hmm...sudah seperti Cherrybelle cari Chiby aja!). Satu lagi Mustafidah si ustadzah penidur (setiap detik, menit bahkan jam kerjaannya tiduuurrr mulu) ‘’orang yang aneh memang’’. Tapi sayang ustadzah Geng Gong sudah pindah ke pulau seberang (hick..hiickk.. jadi sedih).
Kalau ngomongin Mustafidah jadi ingat satu kejadian yang teramat sangat menghebohkan (lebih heboh dari pesta EURO 2012 hee...). Hari itu di Base Camp Geng Gong sedang seru-serunya berlayar kedatangan tamu istimewa. Mau tau siapa?? Tamu itu sebut saja Lintari Eldira (nama asli di sensor maklum rada-rada gimana...) seorang mahasiswa yang cukup terkenal di seantero Kimia di Universitas ku.
‘’Fida, Fid coba balik badan hadap sana. Belakangin Linta’’ ucap Lintari santai
‘’Kanapa Lin?’’ dengan tampang polosnya. Menghentikan suapannya yang sedikit lagi menyentuh mulut (jadi deh suap tergantung bahasa gaul daerah ku).
Geng Gong, tidak terkecuali aku menghentikan sedikit nyanyian merdu yang dari tadi memenuhi Base Camp Anisa. Tertarik dengan pembicaraan Lintari dan Fida. Sedih Juga sih melihat Fida yang lagi enak-enaknya makan jadi terhenti (huu... jadi terharu!).
‘’Ada apa Lin?’’ Putri ikutan berpartisipasi
‘’Linta puasa’’
‘’Damn!!!’’ semua mata Geng Gong hampir melompat keluar. Seperti remaja yang sedang kasmaran saling lirik satu sama lainnya tersenyum penuh arti.

Minggu, 17 Juni 2012

Kukira Pangeran

Siang itu matahari sangat terik dan jalanan sangat sepi (sumpah!! lebih sepi dari kuburan). Sehingga beberapa pengguna jalan bebas mengendarai motornya tanpa mengindahkan peraturan yang berlaku di negara ini. Mobil-mobil pun berlari dengan sangat kencang (what? Mobil kok bisa lari? Yang nulis aja bingung hee...). Aku dalam perjalanan pulang dengan Kia teman sekampusku. Tanpa memikirkan apa yang akan terjadi dengan kulit cantikku (hee... PeDe gilee), kami terus berjalan dibawah terik sang mentari yang sepertinya sedang marah.
‘’Cece’’ Kia menyenggol bahuku.
‘’Apa?’’
‘’Liat tu cowok’’ Kia menunjuk ke seseorang yang tepat berada tidak jauh didepan tempat kami berdiri saat ini.
‘’Kenapa? Tidak ada yang aneh dari cowok itu.’’ Jawab ku sekedarnya
‘’Yeee.. memang tidak ada yang aneh. Siapa juga yang bilang aneh! Tapi keren. Badannya bagus, tingginya pas, ganteng, kaya lagi’’
Sontak aku kaget. Tanpa sadar aku berkata sangat keras ‘’What??’’.
Balik Kia yang bertanya dengan memasang tampang polosnya ‘’Kenapa? Kamu kok kaget gitu?’’
Ya jelas aku sangat keget (Mau tau kenapa? Kasih tau nggak ya? Kasih tau aja deh). Dari mana Kia tau kalau cowok itu ganteng dan manis yang tampak cuma bagian belakangnya aja. Kia bilang kaya lagi, kenal aja belum tau dari mana kalau cowok itu kaya. ‘’Hmmm... benar-benar teman yang aneh’’ pikirku dalam hati. ‘’Apa mungkin Kia bisa meramal?’’ Otak kanan dan kiri ku mulai tidak seimbang. Mana mungin Kia bisa meramal. Tampangnya sangat tidak mendukung kecuali operasi plastik dulu (maklum operasi lagi tren saat ini). Tapi kalau diperhatikan lagi postur tubuhnya memang sangat ideal sihh (cowok banget la). ‘’Hehee...’’ Aku tersenyum sendiri.
‘’Hahh? Kok Kia nggak ada?’’ Lirik kiri, lirik kanan, lihat samping putar belakang. Aku celingukan sendiri. ‘’Yaach! ditinggal dehh’’. Kebiasaan yang tidak bisa dirubah kalau lagi mikir belayar ntah kemana. Tidak menyadari apa yang terjadi disekeliling ku. Sama seperti saat ini aku tidak menyadari kepergian Kia.
Bola mataku hampir saja melompat keluar. ‘’O iya! Kenapa nggak terpikir untuk melihat kedepan ya?’’
Kia setengah berlari mendekati cowok yang baru saja menjadi trending topics pikiran ku. Sepertinya Kia sangat terpesona dengan cowok yang menurutnya keren, badannya bagus, tingginya pas, ganteng dan kaya itu. Aku jadi penasaran. Dengan berlari aku berhasil mensejajarkan langkah dengan Kia yang tinggal beberapa meter dari cowok itu.
‘’Gila kamu Ki. Masak ninggalin aku gitu aja.’’ Wajah cemberutku mulai muncul.
‘’Habisnya kamu kelamaan mikirnya. Sampai mana tadi?’’
‘’Apanya yang sampai mana?’’ tanya ku bingung.
‘’Mikirnya. Dodol!’’ Kia menjitak kepala ku.
‘’Auu...!! sakit tau.’’ Cemberut ku bertambah dua kali lipat.
‘’Emm!!! Haiii...’’ Kia dengan semangatnya menepuk bahu cowok itu.
Kami diam terpaku, kaget. Kalau ada orang yang melihat kami berdua pasti mengira kami sangat memalukan. Berdiri mematung dengan mulut ternganga dan mata melotot (Bisa dibayangin kan? Gimana bentuknya?). Ditambah dengan adanya cowok yang tertawa bahagia berdiri dihadapan kami.
‘’Kaburrrr....’’ aku dan Kia kompak berlari mengambil langkah seribu.
Cowok keren, ganteng, kaya dan pemilik tubuh ideal itu ternyata orang gila yang sering kami lihat didepan kampus. Yang setiap harinya gemar mengambil pakaian orang-orang di jemuran.