Senin, 15 Oktober 2012

Isolasi Senyawa Steroid



Teripang atau dikenal dengan nama timun laut termasuk dalam kelas Holothuridae. Bentuk badanya bulat, memanjang seperti silinder atau memanjang agak memipih dengan mulut dan anus terletak pada ujung yang berlawanan (Sudrajat, 2002).
Steroid teripang termasuk di dalamnya saponin, sterol bebas dan sterol yang berikatan (triterpen glukosida). Beberapa hasil penelitian membuktikan bahwa senyawa tersebut pada teripang mempunyai aktifitas antitoksik, antibakteri pada teripang Cucumaria frondosa, antijamur pada teripang Psolus patagonicus, anti tumor dan mempunyai aktivitas anti inflamasi.
CARA ISOLASI
Secara garis besar, isolasi senyawa steroid dari teripang terdiri dari dua tahap yakni mengekstraksi bagian lemak pada teripang, kemudian dilanjutkan dengan mengekstraksi senyawa steroidnya. Berikut merupakan salah satu penelitian yang dilakukan Sarifah Nurjanah, dkk (2009) untuk mengidentifikasi steroid teripang pasir (Holothuria scabra) yang ada di Indonesia.
a. Prosedur
Ekstraksi steroid teripang dilakukan dengan dua tahap, yaitu ekstraksi lemak kemudian dilanjutkan dengan ekstraksi steroid. Ekstraksi lemak dilakukan dengan pelarut aseton dengan cara maserasi, selanjutnya dilakukan proses penyabunan dengan menggunakan larutan KOH 1 M dan dilakukan refluks pada suhu 70C selama 1 jam. Steroid diekstrak dengan menggunakan pelarut dietil eter.
b. ldentifikasi senyawa steroid
Identifikasi keberadaan senyawa steroid pada teripang dilakukan dengan reaksi warna menggunakan pereaksi liebermann burchard yang terdiri dari kloroform, asam asetat anhidrid dan asam sulfat pekat.
c. Karakterisasi senyawa steroid
Karakterisasi senyawa steroid teripang dilakukan dengan melihat bobot molekul dan struktur molekul menggunakan liquid chromatography-mass spectroscopy (LC-MS), nuclear magnetic resonance (NMR) dan fourier transform-infra red (FT-IR). LC-MS yang digunakan adalah Mariner Biospectrometry/ Perkin Elmer Series 200 dengan sistem ESI (Electrospray Ionisation), pelarut metanol dan air dengan perbandingan 8:2 (metanol:air) dengan menggunakan kolom C18 (RP 18) Vydac. FT-IR yang digunakan adalah IR Prestige-21 FT-IR Shimadzu dengan metode diffuse reflectance (DRS). Pengukuran spektra 1H NMR dan 13C NMR menggunakan NMR JNM-ECA 500 dengan pelarut CDCl3 (kloroform-D) dan TMS (tetramethylsylane) sebagai standar internal. Penentuan senyawa dan struktur  molekul dilakukan dengan bantuan software DNP Chapman and Hall dan ChemOffice 2006.

Dari hasil isolasi tersebut, diperoleh 4 senyawa bioaktif yang merupakan steroid dominan yang ditemukan dalam jenis Holothuria scabra atau teripang pasir, khususnya di perairan Bengkulu. Senyawa steroid tersebut yaitu :
1. 24-ethylidenecholest-25-en-ol. (Gambar a)
Mempunyai rumus molekul C29H48O. Senyawa ini juga ditemukan pada Bathyplotes natans (teripang) dan juga terisolasi dari koral Sinularia gyrosa
2. Lanost-9(11)-en-3-ol. (Gambar b)
Mempunyai rumus molekul C30H52O. dikenal juga dengan sebutan Dihydroparkeol yang mempunyai efek mencegah reaksi inflamasi, infeksi bakteri, arterosklerosis, dan juga kanker.
3. Cholestane-3,4,6,15,24-pentol atau 28-O-(4-O-Methyl-D-xylopyranoside).(Gambar c)
Atau certonardoside H2 ini mempunyai rumus molekul C34H60O9. Senyawa ini merupakan suatu senyawa saponin, yaitu steroid yang berikatan dengan monosakarida atau disakarida. Pada senyawa ini monosakarida yang terikat adalah xylosa, senyawa ini mempunyai aktivitas sitotoksik. Senyawa certonardoside H2 ini juga ditemukan pada bintang laut Certonardoa semiregularis.
4. 24-O-[2,4-Di-O-methyl-D-xylopyranosyl-(12)-d-xylofurinoside]. (Gambar d)
Atau disebut juga certonardoside H1 atau culcitoside ini, mempunyai rumus molekul C39H68O13. Merupakan suatu senyawa saponin, di mana pada senyawa tersebut terikat disakarida yang terdiri dari xylosa dalam bentuk furanosa dan piranosa. Culcitoside juga ditemukan pada bintang laut jenis Certonardoa semiregularis. Senyawa ini mempunyai aktivitas sitotoksik.
Dari keempat senyawa tersebut, seluruhnya merupakan steroid teripang yang terdiri atas saponin, sterol bebas, dan sterol yang berikatan dengan triterpen glikosida pada posisi atom C nomor 20. Glikosida triterpen merupakan karakteristik dari senyawa bioaktif yang dihasilkan oleh teripang. Mayoritas glikosida triterpennya merupakan type holosstane (derivat dari lanostane dengan 18(20)-lactone). Gugus gula yang terikat pada steroid teripang dapat berupa xylose, glucose, quinovose, 3-O-methylglucose, atau 3-O-methyl-xylose.
Saponin pada beberapa biota laut dilaporkan sebagai komponen antifungal dan mempunyai aktivitas mikrobial, anti tumor dan mempunyai aktivitas anti inflamasi.
Pada beberapa senyawa steroid teripang di atas juga dapat dijumpai pada spesies lain. Hal ini mungkin disebabkan adanya proses simbiosis yang terjadi pada organisme laut, yang hingga saat ini masih sukar dirunut untuk mengetahui organisme penghasil yang sesungguhnya. Meski senyawa tersebut dapat dijumpai pula dibeberapa spesies lain, tetapi kadar yang diperoleh akan mengalami perbedaan. Adanya perbedaan tersebut dapat disebabkan oleh adanya perbedaan tempat habitat yang akan menyebabkan perbedaan kandungan steroid. Ketersediaan makanan pada suatu tempat yang berbeda, perbedaan iklim dan lingkungan mempengaruhi metabolisme dalam tubuh teripang, sehingga akan mempengaruhi jenis produksi steroidnya.

 

Senin, 08 Oktober 2012

Biosintesis dan Manfaat Flavanoid

Flavonoid merupakan senyawa fenol alami terbesar. Penyebarannya di alam, kegunaannya dalam kehidupan menjadikan flavonoid adalah senyawa kimia organik yang penting. Senyawa flavonoid adalah senyawa C15 yang terbentuk 2 senyawa fenol yang terhubung dengan 3 unit karbon. Karakteristik dari siklik A adalah pola dari phloroglucinol atau resorcinol hydroxylation dan siklik B biasanya 4-, 3.4-, atau 3,4,5-hydroxylated. (Geissman, 1969)

Flavonoid merupakan salah satu senyawa aromatik dalam tanaman yang proses biosintesisnya merupakan gabungan dari jalur asam sikimat dan jalur asam asetat malonat. Jalur asam sikimat akan membentuk fenilalanin yang merupakan salah satu asam amino aromatik yang dapat menghasilkan p-asam kumarat. Jalur asam malonat akan menghasilkan asetil-CoA yang menghasilkan malonil-CoA setelah mengikat satu molekul CO2. Flavonoid pertama dihasilkan segera setelah kedua jalur tersebut bertemu. Flavonoid yang dianggap pertama kali terbentuk pada biosintesis adalah khalkon (Hahlbrock dalam Markham, 1988). Oleh karena itu, semua varian flavonoid saling berkaitan karena alur biosintesisnya sama.

Berbagai pembahasan tentang bermacam – macam kegunaan dari flavonoid pada tanaman telah banyak diketahui. Sebagian besar fungsi flavonoid berperan penting bagi tanaman untuk bertahan hidup, seperti penarik bagi serangga untuk membantu polinasi dan penyebaran benih, perangsang bakteri Rhizobium untuk memfiksasi nitrogen, dan resorpsi zat hara untuk pembentukan daun. Selain itu flavonoid berperan dalam membantu tanaman bertahan hidup dalam kondisi suboptimal (Gould, 2006).

https://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:tIjD3zlQ7igJ:repository.ipb.ac.id/bitstream/handle/123456789/26960/Bab%2520II%2520Tinpus%2520A10bdw-4.pdf%3Fsequence%3D7+&hl=id gl=id&pid=bl&srcid=ADGEESgD7FxU4yiKRePZOhUph_a0khXOWDg-iBxWT4wkZBZzhnQkNU8Vw6TIIt7Rk1x5Ar7PiBdRF5c2YauaiFX2IyH2v5S09PDPzGQq9S_dwRe61jVKwO1UwAbjlbUM_kBoNuPmnAW4&sig=AHIEtbSfOq2uLDK3YfhxFQGfHmX8nOFdUg

Rabu, 03 Oktober 2012

Ekstraksi Flavonoid

Metabolit flavonoid (terutama glikosida) dapat terdegradasi oleh aktifitas enzim dalam bahan tanaman bahan segar atau belum dikeringkan. Dengan demikian dianjurkan untuk menggunakan kering, sampel liofilisasi atau beku. Penggunaan simplisia kering umumnya digiling dulu menjadi bubuk. Pada proses ekstraksi sebaiknya memilih pelarut sesuai jenis flavonoid yang dibutuhkan sehingga mesti mempertimbangkan polaritas pelarut. Jenis flavonoid non polar (misalnya, isoflavon, flavanon, flavon alkohol dan flavonol) diekstraksi menggunakan pelarut kloroform, diklorometana, dietil eter, atau etil asetat, sementara glikosida flavonoid dan aglikon akan lebih tepat diekstraksi dengan alkohol atau campuran alkohol-air. Untuk glikosida kelarutannya meningkat jika dalam air atau campuran alkohol-air. Umumnya sebagian besar proses ekstraksi bahan yang mengandung flavonoid masih dilakukan secara sederhana dengan penambahan langsung pelarut ekstraksi.
Bahan tanaman bubuk juga dapat diekstraksi menggunakan alat Soxhlet, pada awalnya dengan hexan, untuk menghilangkan lipid kemudian dengan etil asetat atau etanol untuk mendapatkan senyawa fenolat. Metode ini sebenarnya kurang cocok untuk kandungan senyawa yang tidak tahan panas. Prosedur aman dan sering digunakan adalah pelarut ekstraksi sekuensial. Tahap pertama, dengan diklorometan, untuk mengekstrak aglikon flavonoid dan kandungan non polar. Tahap berikutnya dengan alkohol akan mengekstrak glikosida flavonoid dan kandungan senyawa polar.
Flavanon tertentu dan glikosida chalcone sulit untuk larut dalam metanol, etanol, atau campuran alkohol-air. Kelarutan flavanon tergantung pada pH air sebagai pelarut. Flavan-3-ol (seperti katekin, proanthocyanidin, dan tanin terkondensasi) umumnya dapat diekstrak secara langsung dengan air. Namun, kandungan senyawa dalam ekstrak tidak jauh berbeda, baik itu menggunakan air, metanol, etanol, aseton, atau etil asetat. Dalam hal ini, tidak bisa diklaim bahwa metanol adalah pelarut yang terbaik untuk catechin dan aseton 70% untuk procyanidin, dst.
Anthocyanin dapat diekstraksi dengan
metanol dingin yang diasamkan. Asam yang digunakan biasanya asam asetat (sekitar 7%) atau asam trifluoroasetat (TFA) (sekitar 3%).

Yang pertama adalah ekstraksi cair bertekanan  yang biasa disebut Pressurized Liquid Extraction (PLE). Dengan metode ini, proses ekstraksi dipercepat dengan menggunakan suhu tinggi dan tekanan tinggi. Ada difusivitas yang sempurna oleh pelarut dan, pada saat yang sama, ada kemungkinan bekerja di bawah atmosfer inert dan terlindungi dari cahaya. Alat yang tersedia secara komersial memiliki kapasitas sampai 100 ml.
Penggunaan metode ekstraksi cair bertekanan (PLE) memberikan hasil yang lebih baik dibanding maserasi, waktu ekstraksi yang lebih pendek dan jumlah pelarut yang lebih sedikit. Penggunaan metode ekstraksi cair bertekanan (PLE) memberikan hasil yang lebih baik dibanding maserasi, waktu ekstraksi yang lebih pendek dan jumlah pelarut yang lebih sedikit. Penggunaan metode PLE pada biji anggur dan kulit dari limbah Anggur terbukti  sebagai proses efisien untuk memperoleh catechin dan epicatechin dengan dekomposisi kecil selama bekerja pada suhu di bawah 130oC.
Sedang ekstraksi cair superkritis, yang biasa disebut dengan Supercritical Fluid Extraction (SFE) bergantung pada sifat pelarut cairan superkritis. Semakin rendah viskositas dan semakin tinggi tingkat difusi dari cairan superkritis, bila dibanding dengan cairan lain, membuat optimal proses ekstraksi, seperti jaringan tanaman. Keuntungan dari metode ini adalah konsumsi yang lebih rendah pelarut, selektivitas terkendali dan degradasi termal atau kimia yang kecil dibanding metode lain seperti soxhlet. Info berbagai penerapan ekstraksi produk alami telah dilaporkan bahwa dengan karbon dioksida superkritis sebagai ekstraksi yang paling banyak digunakan. Namun, untuk memungkinkan untuk ekstraksi senyawa polar seperti flavonoid, pelarut polar (seperti metanol) harus ditambahkan sebagai pengubah. Ada akibatnya pengurangan substansial selektivitas. Ekstraksi dengan bantuan ultrasound juga merupakan teknik cepat yang dapat digunakan pada campuran heksan dengan metanol-air (9:1), misalnya pada sistem yang digunakan untuk Lychnophora ericoides (Asteraceae), tanaman dari brasil. Fase heksan sebagai nonpolar terkandung sesquiterpen lakton dan hidrokarbon, sedangkan fase alkohol air terkandung flavonoid dan sesquiterpen lakton yang polar. Microwave-assisted extraction (MAE) telah ditegaskan untuk ekstraksi berbagai senyawa dari matrik yang berbeda. Ini adalah teknik sederhana yang dapat dikerjakan dalam beberapa menit. Energi gelombang mikro diterapkan pada sampel yang tersuspensi dalam pelarut, baik dalam bak tertutup atau dalam bak terbuka.


http://lansida.blogspot.com/2012/01/ekstraksi-flavonoid.html

Jumat, 28 September 2012

Flavonoid

Senyawa flavonoid adalah suatu kelompok fenol yang terbesar yang ditemukan di alam. Senyawa-senyawa ini merupakan zat warna merah, ungu dan biru dan sebagai zat warna kuning yang ditemukan dalam tumbuh-tumbuhan.
Flavonoid merupakan pigmen tumbuhan dengan warna kuning, kuning jeruk, dan merah dapat ditemukan pada buah, sayuran, kacang, biji, batang, bunga, herba, rempah-rempah, serta produk pangan dan obat dari tumbuhan seperti minyak zaitun, teh, cokelat, anggur merah, dan obat herbal. Keberadaan flavonoid pada tingkat spesies, genus atau familia menunjukkan proses evolusi yang terjadi sepanjang sejarah hidupnya. Bagi tumbuhan, senyawa flavonoid berperan dalam pertahanan diri terhadap hama, penyakit, herbivori, kompetisi, interaksi dengan mikrobia, dormansi biji, pelindung terhadap radiasi sinar UV, molekul sinyal pada berbagai jalur transduksi, serta molekul sinyal pada polinasi dan fertilitas jantan.
Senyawa flavonoid untuk obat mula-mula diperkenalkan oleh seorang Amerika bernama Gyorgy (1936). Secara tidak sengaja Gyorgy memberikan ekstrak vitamin C (asam askorbat) kepada seorang dokter untuk mengobati penderita pendarahan kapiler subkutaneus dan ternyata dapat disembuhkan. Mc.Clure (1986) menemukan pula oleh bahwa senyawa flavonoid yang diekstrak dari Capsicum anunuum serta Citrus limon juga dapat menyembuhkan pendarahan kapiler subkutan


Salah satu jenis senyawa flavonoid adalah  senyawa isoflavon
Yang dalam kesehatan bermanfaat untuk Estrogen dan Osteoporosis
Pada wanita menjelang menopause, produksi estrogen menurun sehingga menimbulkan berbagai gangguan. Estrogen tidak saja berfungsi dalam sistem reproduksi, tetapi juga berfungsi untuk tulang, jantung, dan mungkin juga otak. Dalam melakukan kerjanya, estrogen membutuhkan reseptor estrogen (ERs) yang dapat “on/off” di bawah kendali gen pada kromosom yang disebut _-ER. Beberapa target organ seperti pertumbuhan dada, tulang, dan empedu responsif terhadap _-ER tersebut. Isoflavon, khususnya genistein, dapat terikat dengan _-ER. Walaupun ikatannya lemah, tetapi dengan β-ER mempunyai ikatan sama dengan estrogen. Senyawa isoflavon terbukti mempunyai efek hormonal, khususnya efek estrogenik. Efek estrogenik ini terkait dengan struktur isoflavon yang dapat ditransformasikan menjadi equol. Dimana equol mempunyai struktur fenolik yang mirip dengan hormon estrogen. Mengingat hormon estrogen berpengaruh pula terhadap metabolisme tulang, terutama proses kalsifikasi, maka adanya isoflavon yang bersifat estrogenik dapat berpengaruh terhadap berlangsungnya proses kalsifikasi. Dengan kata lain, isoflavon dapat melindungi proses osteoporosis pada tulang sehingga tulang tetap padat dan masif.


http://miftachemistry.blogspot.com/2010/11/senyawa-flavonoid.html

Minggu, 23 September 2012

Raden Ajeng Kartini

Raden Ajeng Kartini??
Siapa yang tidak mengenal sosok seorang kartini, terutama para wanita. Kebangetan jika ada seorang wanita yang tidak mengenal seorang Raden Ajeng Kartini.

Beliau adalah seorang tokoh suku Jawa dan Pahlawan Nasional Indonesia. Kartini dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi.
Raden Ajeng Kartini lahir pada 21 April tahun 1879 di kota Jepara, Jawa Tengah. Raden Adjeng Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, bupati Jepara. Ia adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara.
Karena Kartini bisa berbahasa Belanda, maka di rumah ia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya. Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa. Timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi, karena ia melihat bahwa perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah.
Kartini banyak membaca surat kabar Semarang De Locomotief yang diasuh Pieter Brooshooft, ia juga menerima leestrommel (paket majalah yang diedarkan toko buku kepada langganan). Di antaranya terdapat majalah kebudayaan dan ilmu pengetahuan yang cukup berat, juga ada majalah wanita Belanda De Hollandsche Lelie. Kartini pun kemudian beberapa kali mengirimkan tulisannya dan dimuat di De Hollandsche Lelie. Dari surat-suratnya tampak Kartini membaca apa saja dengan penuh perhatian, sambil membuat catatan-catatan. Kadang-kadang Kartini menyebut salah satu karangan atau mengutip beberapa kalimat. Perhatiannya tidak hanya semata-mata soal emansipasi wanita, tapi juga masalah sosial umum. Kartini melihat perjuangan wanita agar memperoleh kebebasan, otonomi dan persamaan hukum sebagai bagian dari gerakan yang lebih luas. Di antara buku yang dibaca Kartini sebelum berumur 20, terdapat judul Max Havelaar dan Surat-Surat Cinta karya Multatuli, yang pada November 1901 sudah dibacanya dua kali. Lalu De Stille Kraacht (Kekuatan Gaib) karya Louis Coperus. Kemudian karya Van Eeden yang bermutu tinggi, karya Augusta de Witt yang sedang-sedang saja, roman-feminis karya Nyonya Goekoop de-Jong Van Beek dan sebuah roman anti-perang karangan Berta Von Suttner, Die Waffen Nieder (Letakkan Senjata). Semuanya berbahasa Belanda.

Setelah Kartini wafat, Mr. J.H. Abendanon mengumpulkan dan membukukan surat-surat yang pernah dikirimkan R.A Kartini pada teman-temannya di Eropa. Abendanon saat itu menjabat sebagai Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Hindia Belanda. Buku itu diberi judul Door Duisternis tot Licht yang arti harfiahnya "Dari Kegelapan Menuju Cahaya". Buku kumpulan surat Kartini ini diterbitkan pada 1911. Buku ini dicetak sebanyak lima kali, dan pada cetakan terakhir terdapat tambahan surat Kartini.
Pada tahun 1922, Balai Pustaka menerbitkannya dalam bahasa Melayu dengan judul yang diterjemahkan menjadi Habis Gelap Terbitlah Terang: Boeah Pikiran, yang merupakan terjemahan oleh Empat Saudara. Kemudian tahun 1938, keluarlah Habis Gelap Terbitlah Terang versi Armijn Pane seorang sastrawan Pujangga Baru. Armijn membagi buku menjadi lima bab pembahasan untuk menunjukkan perubahan cara berpikir Kartini sepanjang waktu korespondensinya. Versi ini sempat dicetak sebanyak sebelas kali. Surat-surat Kartini dalam bahasa Inggris juga pernah diterjemahkan oleh Agnes L. Symmers. Selain itu, surat-surat Kartini juga pernah diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa Jawa dan Sunda.
Terbitnya surat-surat Kartini, seorang perempuan pribumi, sangat menarik perhatian masyarakat Belanda, dan pemikiran-pemikiran Kartini mulai mengubah pandangan masyarakat Belanda terhadap perempuan pribumi di Jawa. Pemikiran-pemikiran Kartini yang tertuang dalam surat-suratnya juga menjadi inspirasi bagi tokoh-tokoh kebangkitan nasional Indonesia, antara lain W.R. Soepratman yang menciptakan lagu berjudul Ibu Kita Kartini.

Rabu, 05 September 2012

Roda Kehidupan

Pemandangan sore yang sangat cerah. Mentari berwarna jingga perlahan kembali ke peraduannya. Burung-burung bernyanyi menambah sahdunya sore yang damai. Aku berjalan gontai menyusuri jalanan panjang yang tak berujung. Langkah ku terhenti dipinggiran sebuah danau yang tenang. Semua hal berlomba mencari tempat yang tenang dipikiranku.
‘’Cobalah belajar menjadi orang tua’’ kata-kata itu terus menghantui pikiranku. Perlahan air mata tak berdosa mengalir deras dipipiku. Dunia seakan mengucilkanku sangat jauh. Masih terpatri di benakku hari-hari yang ku lalui dua bulan yang lalu.
‘’Ehh..Tan liat nih! Cocok nggak sama aku?’’
‘’T.O.P. B.G.T Cla. Gaunnya cocok banget sama kamu, warnanya biru lagi’’
Disalah satu butik terkenal ‘’MDC-Boutique’’ yang menjual barang-barang bermerek import ini lah aku terbiasa menghabiskan uang. Membeli baju, celana, sepatu semua keperluan yang sebenarnya tidak terlalu penting. Tania Hendriawan adalah sahabat baik yang kukenal sejak awal memasuki sekolah menengah atas. Makan, jalan-jalan, nonton, belanja merupakan kegiatan rutin yang kami lakukan setiap pulang sekolah. Tidak pernah terpikirkan bahwa aku tidak mempunyai uang. Apa yang ku inginkan selalu aku dapatkan.
‘’Cla habis bayar SPP nanti kita jalan ke Mall yuk! Laper kita sekalian makan’’
‘’Good idea’’ aku bersemangat. ‘’Emm,, tapi kita harus bayar uang Perpustakaan dan Laboratorium  dulu uangnya sudah dibawa ni, bosok aja la ke Mallnya’’
‘’Yee... gimana sich. Uang Perpustakaan dan Laboratoriumkan bayarnya habis ngontrak semester baru besok. Pokoknya habis ni kita ke Mall lagian dua hari lagi kan kita libur puasa. Besok-besok kita nggak akan ketemu sampai lebaran. Buat belanja baju lebaran aja dulu uangnya’’
***
Lebaran telah berlalu, semua umat muslim bersuka cita merayakan hari kemenangan yang suci. Sekolah  dan semua mata pelajaran yang membosankan telah menantiku. Seminggu lagi jadwal ngontrak semester baru  sudah mulai di buka. Semua siswa tidak terkecuali aku akan sibuk mempertimbangkan mata pelajaran apa yang akan di ambil. Tenaga pasti akan lebih terkuras lagi oleh acara mengantri untuk membayar uang Perpustakaan dan Laboratorium. Seperti biasa setiap tahun ajaran baru akan ada sebuah Bank di dekat sekolahku yang akan dipenuhi oleh ribuan siswa yang berjejer membentuk sebuah ular panjang  yang seakan-akan siap memakan mangsanya.
‘’Hmmm’’ sangat ingin aku membuang semua penat yang mendera seluruh tubuhku saat ini. Air mata ku terus mengalir menambah kedalaman danau. Kerikil kecil yang aku lempar membuat riak di air yang tenang.
Saat ini aku benar-benar menyadari bahwa sangat sulit untuk bertahan hidup. Kalimat kehidupan itu seperti roda yang berputar baru aku sadari. Uang satu juta dulu dalam waktu satu menit sangat mudah untuk dihabisi. Sekarang uang sebesar itu sangat sulit untuk ku dapatkan.
Iya, saat ini keuangan keluarga ku sedang terganggu. Untuk membayar uang Perpustakaan dan Laboratorium pun aku harus memikirkan dari mana akan ku peroleh. Sangat berat beban yang aku rasakan saat ini menghimpit tubuhku. Dulu aku tidak pernah memikirkan apa yang akan terjadi dimasa depan. Yang aku pikirkan hanyalah bagaimana cara menghabiskan uang hari ini. Menyia-nyiakan makanan dan membeli semua barang bermerek yang ku inginkan. Padahal diluaran sana banyak orang yang tidak bisa makan teratur tiga kali sehari. Sedangkan aku setiap membeli makanan selalu saja ada sisa yang terbuang.
Saat ini tidak ada lagi Clara Ayunda Bernanda yang tajir, sombong,modis dan cantik lengkap dengan makeup cantiknya. Dia lenyap seiringan dengan terpuruknya usaha Garmen milik keluarganya.Yang ada hanya seorang remaja dengan air mata yang selalu menghiasi pipi manisnya.

Kamis, 09 Agustus 2012

Manfaat Buah Jeruk

Siapa sih yang tidak tahu jeruk, buah berwarna orange (bahasa Inggrisnya juga Orange) yang bisa ditemui di mana saja. Diseluruh wilayah dibagian dunia. Rasa jeruk yang asem/manis serta banyak memiliki kandungan air ini membuat banyak orang menyukai buah ini, bukan itu saja alasannya. Karena buah ini memiliki banyak manfaat.

Ya, itulah jeruk. Buah yang tumbuh di iklim tropis dan semitropis ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan kecantikan.
 

Yuks kita lihat apa saja manfaat dari buah jeruk!!

1. Menghindari radikal bebas
Vitamin C dalam peranannya sebagai anti-oksidan, selain melindungi kulit dari pengaruh buruk radikal bebas, juga memperkuat sel-sel kulit, sehingga sel-sel kulit dapat lebih cepat memperbaiki jaringan yang rusak karena pengaruh radikal bebas tersebut. Selain itu, vitamin C juga meningkatkan produksi kolagen pada kulit sehingga elastisitas kulit pun terjaga. Proses ini disebut dengan proses regenerasi kulit.


2. Menghaluskan kulit
Tentu semua orang terutama kaum perempuan sangat tidak menginginkan kulit yang kasar, namun jika sudah terlanjur buah lemon atau jeruk nipis dapat membantu mengatasi masalah ini. Gosok bagian yang mengeras dengan batu apung atau scrub. Kemudian, gosokkan potongan lemon pada bagian yang mengeras. Sesudahnya gunakan pelembab. Lakukan hal ini dengan teratur untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.


3. Menghilangkan kulit mati dan jerawat
Kandungan asam yang terdapat pada vitamin C juga mampu menipiskan tumpukan kulit mati yang menimbun. Dengan menipisnya kulit mati ini, penyumbatan pori-pori juga berkurang. Hal ini terutama baik untuk jenis kulit berminyak/berjerawat.


4. Membangkitkan semangat
Wangi jeruk yang menyegarkan membuat semangat Anda timbul. Hal ini sangat berguna di pagi hari ketika Anda merasa lemas dan tidak bersemangat. Mandilah dengan menggunakan sabun maupun shower gel beraroma jeruk.


5. Mengatasi kaki bengkak
Potongan jeruk, terutama jeruk sitrun maupun lemon, dapat membantu kalian mengatasi masalah kaki membengkak, terutama jika terlalu lelah. Bersihkan dan seka kaki hingga bersih, lalu rendam dalam air hangat yang ditetesi Citrus oil maupun Lemon oil. Bisa juga menaruh potongan-potongan lemon segar pada air rendaman tersebut, atau mengompres kaki dengan potongan buah tersebut.


6. Menyejukkan kulit kepala
Di hari yang sangat panas, cobalah cara berikut untuk menyejukkan kepala Anda. Buat campuran tonik rambut dengan sari jeruk nipis atau lemon. Simpan di lemari es sampai terasa sejuk, kemudian gunakan pada kepala dan pijit-pijitkan dengan gerakan memutar. Selain dapat menyejukkan kulit kepala, cara ini juga membantu Anda untuk mengendalikan ketombe.


7. Sebagai obat batuk
Cara membuat ramuan: Jeruk nipis dipotong dan diperas diambil airnya, kemudian dicampur dengan kecap dan madu sama banyaknya. Aduk sampai rata. Minumkan pada penderita sehari sekali satu sendok makan. Apabila untuk anak-anak, tiga kali sehari satu sendok teh.
Atau juga bisa Jeruk nipis dipotong dan diperas diambil airnya. Tambahkan minyak kayu putih dan kapur sirih sebanyak perasan. Setelah ketiga bahan tercampur oleskan pada dada, leher dan punggung penderita sakit batuk pilek.


8. Sebagai obat demam
Cara membuat ramuan: Jeruk nipis dibelah dicampur dengan daun papaya dan kencur. Ketiga bahan direbus dengan tiga gelas air. Rebus ramuan hingga tersisa satu gelas dan saring airnya untuk diminum tiga gelas sehari sebabyak setengah gelas.

9. Meningkatkan metabolisme
Rutin mengkonsumsi buah jeruk dapat membantu Anda menurunkan berat badan. Sebuah studi Nutrisi dan Metabolik yang dilaksanakan oleh Pusat Penelitian di Scripps Clinic di La Jolla, California, menemukan bahwa mereka yang makan setengah butir buah jeruk sebelum makan selama 12 minggu berhasil menurunkan berat badan hingga 6 kilogram.
"Senyawa dalam buah jeruk membantu pembakaran lemak dan menstabilkan gula darah serta tingkat insulin tubuh," kata Christine Gerbstadt MD, penulis buku Doctor’s Detox Diet.

10. Melindungi jantung
Menikmati satu butir buah jeruk sehari dapat membantu menurunkan kadar kolesterol "jahat" LDL sebesar 15,5% dan trigliserida sebanyak 27%. Demikian dilaporkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry.
Varietas jeruk dengan daging buah berwarna lebih tua, ternyata memiliki tingkat antioksidan yang lebih tinggi. Namun, jeruk dapat meningkatkan potensi dari sejumlah obat. Karenanya, dosis tinggi konsumsi jeruk sebaiknya dihindari saat Anda tengah dalam masa penyembuhan.